Video Terbaru

Desain Baju Gamis Syari Oribelle Hijab

Video berikut adalah beberapa contoh produk gamis syari keluaran Oribelle Hijab yang selalu mengutamakan fitur muslimah friendly yakni wudhu friendly untuk mempermudah saat berwudhu dan nursing friendly yang dikhususkan bagi para muslimah yang sedang menyusui si buah hati tercinta.

Selain menggunakan bahan baku yang berkualitas, model-modelnya pun selalu up to date, modis, dan gaul seiring perkembangan duania fashion. Namun demikian semua rancangannya tidak pernah meninggalkan ciri khas dan fungsi busana muslimah yaitu menutup aurat, tidak memperlihatkan bentuk dan lekuk tubuh, tidak menerawang dan harus muslimah friendly.

Pemesanan dan info lengkap bisa melalui website Sentra Oribelle (Agen Resmi Produk Oribelle Hijab Style)


Oribelle Hijab

Model-model Gamis Syari Produk Oribelle

Sentra Oribelle adalah agen resmi busana muslimah syari original produk Oribelle Hijab Style yang berlokasi di Bandung, kota fashion ternama di Indonesia. Selain menggunakan material berkualitas, Oribelle selalu berinovasi melalui desain-desain unggulan yang modis, gaul, uptodate, elegan, dan yang paling penting nyaman dipakai. Kualitas produk dan kepuasan pelanggan selalu menjadi prioritas utama.

Kepercayaan yang diberikan merupakan tanggungjawab besar yang harus diimplementasikan Sentra Oribelle sebagai agen resmi dalam bentuk karya nyata melalui kerjasama yang baik, terstruktur, dan yang paling penting adalah ‘satu hati’. Implementasi tersebut berupa pemasaran produk, layanan terhadap konsumen, dan menjaga reputasi. Berikut adalah slide video contoh-contoh gamis syari produk Oribelle.


Oribelle Hijab Style

Lukisan Discharge VS Lukisan Air Brush

Sahabat pasti sering mendengar kaos lukis air brush dimana kaos ini dilukis mengunakan sprayer khusus seperti untuk mengecat mobil atau motor. Kaos hasil lukis air brush saat ini sangat digemari bukan saja karena keunikannya tetapi juga hasilnya sangat bagus bahkan bisa mirip asli jika temanya adalah gambar wajah.

Cara melukis pakaian dengan air brush sama dengan mengecat mobil tetapi dengan media gambar dan bahan pewarna (cat) yang berbeda. Umumnya cat yang digunakan adalah jenis cat sablon untuk hasil lukis yang maksimal pada pakaian. Hasil lukisan air brush bisa berbagai warna sesuai dengan objek yang dilukis atau sesuai permintaan konsumen.

Berbeda dengan lukisan air brush, lukisan discharge adalah hasil melukis dengan sistem cabut warna yakni dengan cara menghilangkan warna asli pakaian menggunakan zat khusus. Hasil akhirnya hanya satu warna tetapi bisa terdapat ketebalan dan gradasi pada gambar. Meski hanya satu waran tetapi hasilnya cukup unik, tidak heran saat ini banyak penggemar lukisan discharge yang umumnya diterapkan pada kaos, kemeja, dan pangsi.

Warna yang dihasilkan dengan sistem  discharge tergantung dari bahan kain sebagai medianya, namum umumnya akan berwarna coklat, orange, kuning, merah, dan putih. Media yang digunakan karus berbahan katun warna gelap (tidak bisa pada bahan polyester).

Video berikut memperlihatkan sebagian proses teknik melukis discharge oleh Kang Ivan dan teknik melukis air brush oleh Kang Ilham, keduanya berasal dari Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung.
Selamat menyaksikan!


Lukisan Air Brush

Contoh Gambar Seni Rupa dan Sketsa Wajah

Video berikut memperlihatkan koleksi foto gambar seni rupa tentang gambar paradok dalam bahasa rupa dan koleksi foto gambar sketsa wajah. Gambar paradok di bawah adalah hasil karya para mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Bandung (STT Bandung) Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) Semester Pertama 2016. Sedangkan foto-foto sketsa wajah adalah hasil karya Kang Ozzy Kug4be (Kang Husnu) asal Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Bandung.

Gambar paradok dilukis dengan pencil kemudian diwarnai dengan pensil warna dan cat air untuk menghasilkan karya seni yang antegonis antara feminin jahat dan feminin baik, maskulin jahat dan maskulin baik. Perbedaan karakter tersebut ditunjukan dengan pengaturan warna objek dan komposis garis.

Adapun sketsa wajah dilukis hanya menggunakan drawing pen berbagai ukuran sehingga hasilnya hitam putih. Meski hanya satu waran (hitam saja) tetapi hasil akhir bisa menyerupai wajah aslinya. Hal ini dikarenakan tenkik pengaturan ketebalan, bayangan dan gradasi dilakukan secara benar dan proporsional. Pengaturan ini dilakukan dengan memilih ukuran drawing pen dan pengaturan kerapatan titik saat melukis.


Gambar Paradok Contoh-contoh Gambar Paradok


Contoh-contoh Seketsa Wajah

Rupa-rupa Aksesoris Sunda

Sunda memang cukup kaya dengan beragam kesenian dan kerajian daerah yang ekistensinya perlu dilestarikan karena merupakan kekayaan budaya bangsa. Mulai dari pakaian adat seperti pangsi, salontreng, dan iket, sampai kepada seni tari, seni musik, dan aksesoris. Aksesoris Sunda ini biasanya dipakai bersamaan dengan pakaian adat Sunda sebagai pelengkap ethnic fashion, namun demikian tentu saja tidak masalah jika pemakaian aksesoris tidak dikombinasikan bersamaan dengan pakaian tradisional khas Sunda.

Video di bawah memperlihatkan koleksi foto rupa-rupa aksesoris Sunda hasil karya pengrajin Atjep Pernik Bandung. Beliau membuat berbagai aksesoris kasundaan seperti gelang biji ganitri, gelang manik-manik, gelang biji-bijian, kalung kujang, kalung tulang, dan aksesoris Sunda lainnya.

Meski dibuat manual (handmade) dengan cara dan dengan peralatan sederhanan tetapi hasilnya cukup bagus dan unik hingga banyak menarik para pecinta aksesoris Sunda. Beliau menjual barang-barang tersebut melalui berbagai pameran dan melalui jejaring sosial. Jika sahabat berminat untuk membeli aksesoris tersebut, bisa memesannya melalui alamat dan kontak yang tertera pada video berikut. Selamat menyaksikan!


Aksesoris Sunda

Cara Membuat Nirmana Triangular

Tutorial kali ini mengenai cara membuat nirmana trimatra struktur triangular (triangle nirmana) yang dibuat dari banyak bidang segitiga. Segitiga-segitiga tersebut dibuat dari bahan kertas BC polos warna putih di bagian tengahnya dipasang segitiga dari bahan plastik mika warna-warni. Setelah keduanya dikombinasikan, kemudian disusun dan dilem untuk membentuk objek tiga dimensi baru sesuai konsep.

Jika sudah jadi sebuah objek nirmana 3D, kita bisa membuatnya lagi bentuk yang sama beberapa kali kemudian disusun kembali sehingga terjadi repetisi bentuk dan susunan. Video berikut memperlihatkan cara membuat nirmana triangular oleh Sabila Alhaq, salah satu mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Bandung Jurusan Desain Komunikasi Visual Semester Pertama 2016. Selamat menyaksikan!


Alt=

Contoh-contoh Nirmana Trimatra

Nirmana adalah nama ilmu tatarupa yang menjadi salah satu mata kuliah di perguruan tinggi jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV). Ada dua jenis nirmana yaitu nirmana dua dimensi (dwimatra) dan nirmana tiga dimensi (trimatra). Nirmana sendiri merupakan suatu pengorganisasian atau penyusunan elemen-elemen visual seperti titik, garis, warna, ruang serta tekstur untuk menjadi satu kesatuan yang harmonis. Nirmana juga dapat diartikan sebagai suatu hasil angan-angan dalam bentuk dwimatra (2D), trimatra (3D) yang harus mempunyai nilai keindahan.

Intinya, nirmana adalah sesuatu yang tadinya tidak mempunyai arti, menjadi sebuah karya visual tertentu dengan pengolahan unsur dasar visual. Nirmana dwimatra melatih kepekaan mahasiswa untuk unsur-unsur rupa seperti warna, bentuk, garis, dan penerapannya dengan mempertimbangkan komposisi, irama, dan kesatua ke dalam karya bidang datar itu sendiri menjadi kesatuan yang harmoni atau selaras. Nirmana trimatra dibuat d iatas bidang yang mempunyai panjang, lebar, tinggi, dan memiliki ketebalan, ruang serta volume. Sama seperti nirmana datar, sama-sama melatih kepekaan mahasiswa , dan melatih kreatifitas dan kepekaan estetis dalam bentuk tiga dimensi (3D), serta pengenalan material seperti bahan, struktur dan sifatnya.

Video berikut memperlihatkan contoh-contoh nirmana trimatra karya mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi Bandung semester pertama. Selamat menyaksikan.


Contoh Nirmana Trimatra Struk Dinding
Nirmana Trimatra

Contoh Nirmana Trimatra Struktur Polyhedral


Contoh Nirmana Trimatra Struktur Bidang

Contoh Nirmana Tiga Dimensi (3D)

Cara Membuat Gelang Karet dan Label Karet Manual

Sahabat mungkin sering melihat gelang-gelang karet yang sering di jualan di toko-toko mainan, di toko aksesoris bahkan di emper-emper jalanan dan di trotoar. Umumnya gelang-gelang karet ini diproduksi untuk anak-anak karena didesain dengan warna-warna yang ceria seperti pink, merah muda, biru cerah, dan kuning. Untuk memperindah gelang-gelang tersebut dilengkapi hiasan-hiasan kecil seperti bunga dan huruf alfabet agar bisa disusun sesuai keinginan pemakai. Gelang-gelang tersebut dibuat oleh pengrajin karet secara manual.

Selain gelang anak, target kerajinan tangan ini adalah pembuatan label karet untuk produk-produk fashion seperti jaket, tas, dan sepatu. Harganya relatif murah jika dibandingkan label produk berbahan dasar logam. Proses pembuatan gelang karet dan label karet ini dilakukan manual tanpa menggunakan mesin cetak khusus seperti di industri besar. Peralatan pokok selain cetakan logam adalah kompor gas, ember berisi air, dan logam pemanas.

Meski prosesnya cukup sederhana tetapi hasilnya bisa bersaing dengan produk hasil mesin-mesin modern, hanya saja kapasitas produksi masih sedikit karena masih dilakukan manual satu-persatu. Lebih jelasnya sahabat dapat menyimak video berikut yang memperlihatkan salah satu perngrajin pembuat gelang karet, label, dan aksesoris lain tengah membuat kerajinan berbahan karet asal kabupaten Bandung.


Gelang Karet

Blangkon, Iket dan Cara Pembuatannya

Banyak orang beranggapan bahwa blangkon identik dengan suku Jawa. Hal ini memang tidak bisa disalahkan karena asal mula blangkon memang dari tanah Jawa. Berdasarkan bentuk dan modelnya, di Jawa Tengan dan JawaTimur dikenal dengan blangkon Solo, blangkon Jogja, dan blangkon Madura sedangkan di Jawa Barat (Sunda) dikenal dengan istilah bendo Sunda, bendo Dalang, bendo gaul, dan bendo Sunan. Tiga jenis terakhir adalah hasil rekaan kiwari (rekayasa moderen) para pengrajin blangkon/bendo asal Jawa Barat.

Meski bentuk dan model blangkon cukup beragam, tetapi pada dasarnya sama yakni terbuat dari kain batik atau kain polos yang dibentuk melaui proses khusus sesuai ukuran kepala. Berbeda dengan iket atau udeng (Bali) yang memiliki model dan varian cukup banyak dengan nama-nama tersendiri misalnya Barangbang Semplak, Julang Ngapak, Makuta Wangsa, dan Parekos yang masing-masing mempunyai makna filosofi tersendiri.

Blangkon umumnya bisa dipakai langsung di kepala seperti halnya topi dan peci tetapi iket atau udeng harus melipat dan mengikat dengan cara khusus agar terbentuk ikat kepala. Namun demikian seiring perkembangan fashion dan permintaan konsumen, kini iket dan udeng pun bisa langsung dipakai tanpa perlu melipat dan mengikat dari kain segi empat. Iket jenis ini disebut dengan istilah iket praktis, karena memang praktis tinggal pakai.

Video berikut memperlihatkan contoh-contoh blangkon produk Distro Naratas dan proses pembuatan ikat kepala praktis produk Cipta Adji. Keduanya berasal dari Pameungpeuk Bandung. Jika sahabat memerlukan produk-produk ini, bisa dipesan pre-order melalui website www.galeri-iket.com. Selamat menyaksikan!


Aneka Model Blangkon (Bendo) Produk Naratas
Blangkon

ProsesPembuatan Iket Sunda Praktis
 
Support : Johny Template | Link Sukses
Copyright © 2013. Kelas Video - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger